1980-1989: Pengantar Ikatan Perancang Grafis Indonesia

Pengantar Ikatan Perancang Grafis Indonesia

Logo IPGI

Pertama-tama atas nama IKATAN PERANCANG GRAFIS INDONESIA, saya mengucapkan terima kasih kepada para hadirin yang sudah meluangkan waktu untuk menghadiri malam pembukaan Pameran GRAFIS ’80 ini, dan kemudian terima kasih kepada LINGKAR MITRA BUDAYA JAKARTA yang sudah banyak sekali membantu kami agar pameran ini bisa terselenggara dengan baik.

Malam Pembukaan Pameran GRAFIS ’80 ini sekaligus merupakan saat-saat bersejarah bagi kita semua; sebab malam ini juga merupakan Malam Peresmian berdirinya sebuah wadah organisasi para perancang grafis di Indonesia – IKATAN PERANCANG GRAFIS INDONESIA – yang dibentuk dasar-dasar organisasinya beberapa bulan yang lalu.

Untuk itulah, dalam kesempatan ini, saya – mewakili IPGI – ingin menyampaikan beberapa hal, baik mengenai pameran ini sendiri, maupun mengenai IPGI.

Pameran GRAFIS ’80 ini sendiri tidak mengutamakan kepada bentuk-bentuk rancangan grafis yang terlalu rumit dan membingungkan. Tujuan utama pameran ini adalah untuk memperkenalkan bidang perancangan grafis – macamnya, ragamnya, bentuknya, penggunaannya, dan berbagai keterangan lainnya. Katakanlah, dari sebuah lambang sampai ke sebuah poster; dari selembar coretan sampai ke selembar uang kertas yang kita jamah sehari-hari.

Disamping itu, pameran ini juga ingin memperkenalkan IPGI sebagai wadah organisasi perancang grafis. Memang harus kita akui bahwa organisasi ini – saat ini – belum berhasil meraih dan mengajak teman-teman perancang grafis dari berbagai daerah lainnya; dan kalau ada alasan yang bisa dikemukakan, barangkali masalah komunikasi dan waktu yang selalu mendesak setiap kesibukan kita masing-masing.

Dengan kerja setengah maraton, dilengkapi dengan beberapa kali pertemuan, maka akhirnya terbentuklah sebuah Badan Pendiri yang beranggautakan 9 orang. Dan dari pertemuan-pertemuan Badan Pendiri inilah kemudian lahir sebuah keputusan untuk merumuskan beberapa program kerja.

Pertama – harus dibentuk sebuah pengurus sementara untuk bisa melaksanakannya.
Kedua – kalau pengurus sudah ada, program selanjutnya bisa dikerjakan.
Motto waktu itu adalah – jalan keluar hanya bisa ditemukan kalau ada kemauan.

Pada tanggal 25 April 1980, pengurus sementara disusun. Dan hasilnya – untuk sementara – adalah:
Ketua: Sdr. Wagiono
Wakil Ketua: Sdr. Karnadi
Sekretaris I: Sdr. Didit Chris Purnomo
Sekretaris Il: Sdr. Leonairdo
Bendahara: Sdr. Han S. Kardinata
yang dalam kerjanya dibantu oleh beberapa koordinator bidang yakni:
Bidang Pameran – Sdr. Harsono dan Sdr. S. Prinka
Bidang Publikasi dan Bulletin – Sdr. Cahyono
Bidang Hubungan Masyarakat – Sdr. Agus Dermawan
Bidang Dokumentasi dan Perpustakaan – Sdr. Helmi
Bidang-Pendidikan dan Ceramah – Sdr. Han S. Kardinata.

Sementara itu, untuk ikut menyumbangkan buah fikiran dan berbagai macam gagasan, kami telah mendapat kesediaan tiga orang Penasehat:
Bapak Joop Ave
Bapak A.D. Pirous
dan Bapak Adjie Damais.

Dapat kami jelaskan disini beberapa faktor yang menyebabkan mereka, kami minta menjadi penasehat IPGI: Pak Joop Ave dan Pak Adjie Damais – keduanya banyak sekali terlibat dengan kegiatan rancangan grafis. Bidang perancangari grafis bukan barang asing bagi mereka. Disamping itu, mereka berdua mempunyai minat dan perhatian yang besar terhadap bidang perancangan grafis. Sementara itu, Pak Pirous, dalam kehidupannya beliau ini bukan orang asing lagi di bidang pendidikan perancangan grafis.

Terus terang kami jelaskan disini bahwa pameran ini sama sekali belum lengkap baik dari segi hasil karya, dan demikian pula jumlah para pesertanya. Dalam pameran berikutnya, yang merupakan program kerja kepengurusan IPGI, Insya Allah isi materi pameran dan semua aspeknya akan jauh lebih padat dan memenuhi harapan banyak pihak.

Sebelum kami mengakhiri kesempatan ini, ijinkanlah pula kami mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada:
1. LINGKAR MITRA BUDAYA
2. JAYAKARTA AGUNG OFFSET
3. PT. INDIRA
4. PT. SARANA AKSARA PELITA
5. VISION
6. PGI.
dan semua pihak yang sudah banyak mengulurkan tangan dan membantu kami sehingga malam ini – dan pameran ini – bisa terlaksana dan terjadi. Dan juga ingin kami sampaikan maaf kami sedalam-dalamnya atas segala kekurangan yang masih ada.

Terima kasih!

(Sadjiroen)

Sumber: Brosur Pameran Pertama Ikatan Perancang Grafis Indonesia “Grafis ‘80”, 24 September-10 Oktober 1980 di Wisma Seni Lingkar Mitra Budaya.


About this entry